KUHP Belum Mampu Puaskan Keadilan Rakyat

Jakarta, Kompas – Penegakan hukum pidana melalui Kitab Undang-Undang Hukum Pidana belum mampu memuaskan rasa keadilan masyarakat. Hal ini terdeteksi dari sikap publik yang cenderung pesimistik dan negatif terhadap proses penegakan hukum dan sanksi hukum yang tersedia.

Demikian kesimpulan dari polling yang dilakukan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Aliansi Nasional Reformasi Hukum Pidana.

Direktur Jenderal Perlindungan Hak Asasi Manusia Harkristuti Harkrisnowo saat berpidato di acara Konsultasi Publik RUU KUHP, Selasa (3/7), juga mengatakan hal senada.

“Saya mengutip Nietzsche, hukuman itu untuk menjinakkan manusia. Hukum pidana itu sebenarnya untuk menakuti orang, bukan untuk menghukum orang. Tetapi, berdasarkan survei ini, KUHP ternyata tidak ditakuti,” ungkap Harkristuti.

Dia menjelaskan bahwa upaya revisi KUHP sudah dilakukan sejak 40 tahun yang lalu. Revisi KUHP berisi sekitar 10 hal penting, yaitu tujuan pemidanaan; faktor-faktor yang ditentukan hakim dalam memutus; tidak dibedakan antara kejahatan dan pelanggaran; pidana mati tidak lagi menjadi pidana pokok, melainkan pidana istimewa; dan adanya sanksi bagi korporasi. Juga mencantumkan sistem trek ganda; merumuskan adanya tindak pidana yang disesuaikan dengan nilai-nilai tradisional; pemberian diskresi lebih luas kepada hakim, yaitu berupa pemberian maaf untuk perkara tindak pidana ringan; asas legalitas tetap dipertahankan; dan persoalan pidana denda.

Salah satu poin yang disoroti Harkristuti adalah soal adanya sanksi minimum. “Meskipun terdapat sanksi minimum, hakim kerap menyimpangi sanksi tersebut,” katanya

Direktur Eksekutif Elsam Agung Putri mengatakan bahwa revisi KUHP sepantasnya menjadi gerbang bagi ultimum remedy, bukan malah menjadi pintu gerbang menyeleksi masyarakat. (VIN)

0 Responses to “KUHP Belum Mampu Puaskan Keadilan Rakyat”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




SURVEY

Apakah Anda Merasa Perlu KUHP Di Perbaharui?
1) Ya
2) Tidak
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Perlukan Pers Diatur Dalam R KUHP?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Masih Perlukah Pemerintah Dilindungi Dalam R KUHP?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Jika Pejabat Publik Melakukan Tindak Pidana, Perlukah Di Pidana Lebih Berat?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Perlukah R KUHP Mengatur Perlindungan Terhadap Tuhan?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Masih Perlukah Hukuman Mati Diatur Dalam R KUHP
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

Archieves

Calender

Juli 2007
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Blog Stats

  • 86,286 hits

Flickr Photos

It's a Family Affair...

Trains (over the bridge)

Burrowing Owl

Lebih Banyak Foto

Guest Book

Banner

Aku Nggak Korupsi

Blogger Anti Korupsi

Dilarang Korupsi

Online Chat

RSS Tempo Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: