RUU KUHP Belenggu Kebebasan Pers

Kurniawan Tri Yunanto

Jakarta, VHR Media – Isi draf RUU Kitab Undang-undang Hukum Pidana yang masih membelenggu kebebasan pers tidak mengedepankan nilai demokrasi. Saat ini dalam draf RUU itu masih terdapat 61 pasal yang membelenggu kebebasan pers.

Pendapat tersebut dikemukakan pengacara senior Todung Mulya Lubis pada seminar “Perkembangan Tindak Pidana yang Terkait Karya Jurnalistik, Pers, dan Media dalam RUU KUHP” di Jakarta, Rabu (4/7).

Menurut dia, dalam negara demokrasi tidak dibenarkan terdapat undang-undang yang membatasi kebebasan pers. Berita yang ditujukan untuk kepentingan umum tidak bisa dipidanakan. “Termasuk berita korupsi sekalipun. Itu untuk informasi masyarakat. Sepanjang berita itu tidak ada upaya pencemaran nama baik, tidak masalah.”

Todung mengatakan, belum adanya kebebasan hukum yang menunjang kebebasan pers, menyebabkan banyak pekerja media yang tersandung pidana atas dugaan pencemaran nama baik.

Mudzakkir, dosen hukum pidana Fakultas Hukum Univesitas Islam Indonesia (UII), mempertanyakan kewenangan lembaga yang berhak mencabut izin profesi wartawan. Kewenangan itu belum diatur secara eksplisit dalam KUHP. “Siapa yang berwenang mencabut profesi tertentu? Apakah hakim, pemerintah, atau organisasi profesi?” katanya.

Menurut Mudzakkir, seseorang yang menjalani profesi secara profesional memperoleh jaminan perlindungan hukum sekaligus kekebalan hukum. Artinya, profesi yang dijalankan tidak dapat digugat menggunakan pasal-pasal dalam KUHP.

Anggota Dewan Pers, Leo Batubara, yang juga hadir dalam acara itu mengingatkan agar bagian KUHP yang membatasi kebebasan pers diperjelas agar tidak tumpang tindih dengan Undang-Undang Pers. (E1)

0 Responses to “RUU KUHP Belenggu Kebebasan Pers”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




SURVEY

Apakah Anda Merasa Perlu KUHP Di Perbaharui?
1) Ya
2) Tidak
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Perlukan Pers Diatur Dalam R KUHP?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Masih Perlukah Pemerintah Dilindungi Dalam R KUHP?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Jika Pejabat Publik Melakukan Tindak Pidana, Perlukah Di Pidana Lebih Berat?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Perlukah R KUHP Mengatur Perlindungan Terhadap Tuhan?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Masih Perlukah Hukuman Mati Diatur Dalam R KUHP
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

Archieves

Calender

Juli 2007
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Blog Stats

  • 86,197 hits

Flickr Photos

Photonic Symphony

Kuifmees / Crested Tit / Mésange huppée

6922

Lebih Banyak Foto

Guest Book

Banner

Aku Nggak Korupsi

Blogger Anti Korupsi

Dilarang Korupsi

Online Chat

RSS Tempo Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: