“Memutus Jeratan Pasal-Pasal Sang Ratu”:Analisa Putusan MK No 013-022/PUU-VI/2006 atas Pasal 134, 136 bis dan 137 KUHP

Oleh: Supriyadi Widodo Eddyono

Bagian I  Pendahuluan

Pada tanggal 4 desember 2007, Mahkamah Konstitusi RI memberikan putusan atas dua permohonan pengujian atas Pasal-pasal KUHP yakni pasal 134, 136 Bis dan 137 KUHP.

Pasal 134:

“Penghinaan dengan sengaja terhadap Presiden dan Wakil Presiden dihukum dengan hukuman penjara selama-lamanya enam tahun atau denda sebanyak-banyaknya  Rp. 4.500”;

Pasal 136 bis.

“Perkataan penghinaan dengan sengaja dalam Pasal 134 mengandung juga perbuatan yang diterangkan dalam Pasal 315, jika itu dilakukan kalau yang dihinakan tak hadir, yaitu baik di muka umum dengan beberapa perbuatan, maupun tidak di muka umum, tetapi dihadapan lebih dari empat orang atau dihadapan orang lain, yang hadir dengan tidak kemauannya dan yang merasa tersentuh hatinya, akan itu, dengan perbuatan-perbuatan, atau dengan lisan atau dengan tulisan”;

Pasal 137

(1)     Barangsiapa menyiarkan, mempertontonkan atau menempelkan tulisan atau gambar yang isinya menghina Presiden atau Wakil Presiden dengan niat supaya isinya yang menghina itu diketahui oleh orang banyak atau diketahui oleh orang banyak, dihukum penjara selama-lamanya  satu  tahun  empat  bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 4.500

(2)       Jika Si Tersalah melakukan kejahatan itu dalam jabatannya dan pada waktu melakukan kejahatan itu belum lagi lalu dua tahun sesudah tetap hukumannya yang dahulu sebab kejahatan yang serupa itu juga, maka ia dapat dipecat dari jabatannya. (KUHP 35, 144, 208, 310 s, 315, 483, 488)

Permohonan pertama diajukan oleh Pemohon Dr. Eggi Sudjana, S.H., M.Si. yang mendalilkan bahwa Pasal 134 dan Pasal 136 bis KUH Pidana bertentangan dengan Pasal 28F UUD 1945 Sedangkan permohonan kedua diajukan oleh pemohon Pandapotan Lubis mendalilkan bahwa Pasal 134, Pasal 136 bis, dan Pasal 137 KUHPidana bertentangan dengan prinsip persamaan di depan hukum [Pasal 27 Ayat (1)], prinsip kemerdekaan mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan [Pasal 28 juncto Pasal 28E Ayat (2) dan Ayat (3)], dan prinsip bahwa seseorang harus menghormati hak asasi orang lain (Pasal 28J) yang termaktub dalam UUD 1945. (Download sekarang)

0 Responses to ““Memutus Jeratan Pasal-Pasal Sang Ratu”:Analisa Putusan MK No 013-022/PUU-VI/2006 atas Pasal 134, 136 bis dan 137 KUHP”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




SURVEY

Apakah Anda Merasa Perlu KUHP Di Perbaharui?
1) Ya
2) Tidak
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Perlukan Pers Diatur Dalam R KUHP?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Masih Perlukah Pemerintah Dilindungi Dalam R KUHP?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Jika Pejabat Publik Melakukan Tindak Pidana, Perlukah Di Pidana Lebih Berat?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Perlukah R KUHP Mengatur Perlindungan Terhadap Tuhan?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Masih Perlukah Hukuman Mati Diatur Dalam R KUHP
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

Archieves

Calender

Mei 2008
S S R K J S M
« Jan   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Blog Stats

  • 86,286 hits

Flickr Photos

It's a Family Affair...

Trains (over the bridge)

Burrowing Owl

Lebih Banyak Foto

Guest Book

Banner

Aku Nggak Korupsi

Blogger Anti Korupsi

Dilarang Korupsi

Online Chat

RSS Tempo Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: