Archive for the 'Kejahatan Terhadap Agama' Category

Diskusi Panel: Perkembangan Konsep Tindak Pidana Terkait Dengan Agama Dalam Pembaharuan KUHP

Salah satu tema yang dibahas di dalam Rancangan KUHP yang ada saat ini adalah Delik Pidana terhadap Agama dan Kehidupan Beragama, sebuah tema yang diharapkan akan menyempurnakan pasal 156a KUHP tentang pidana terhadap tindakan penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia. “Penyempurnaan” tersebut tercermin dari dua hal; pertama, persoalan delik pidana ini diatur menjadi bab tersendiri. Kedua, pengaturan tentang delik terhadap agama diperluas menjadi 8 pasal, yaitu pasal 341-348. Tampaknya, persoalan yang penting untuk dicermati bukan terletak pada kedua hal tersebut, melainkan pada substansi persoalan yang diatur dalam tiap-tiap pasal. Problem substansial tersebut mencakup istilah-istilah penting seperti menodai, merendahkan, dan menghina yang berpotensi menimbulkan adu tafsir dan kesulitan untuk menentukan siapa yang dikategori melakukan tindakan menodai agama dan sejenisnya.

Lanjutkan membaca ‘Diskusi Panel: Perkembangan Konsep Tindak Pidana Terkait Dengan Agama Dalam Pembaharuan KUHP’

Iklan

Notulensi Diskusi Panel: Perkembangan Konsep Tindak Pidana Terkait dengan Agama dalam Pembaharuan KUHP

Surur:

Assalamu’alaikum wr. wb. Selamat pagi untuk semua, pertama saya ucapkan terima kasih ini sebetulnya saya ingin memberitahukan bahwa bagian dari rangkaian konsultasi public mulai hari kemarin, jadi mari kita buka kita coba untuk melihat sejauh mana perkembangan RUU KUHP lalu dari situ kita bagi dalam beberapa tema panel tentang lingkungan, negara, hari ini agama kesulitan dan pers dan khusus tentang agama kita akan mencoba untuk menjadi tentang aturan bersama karena ini juga penting kebebasan beragama dan keyakinan di Indonesia, pak Ifdhal Kasim, Musdah Mulia dan Bisri Effendy bahan masukan ke parlemen dan kita berharap bahwa hasil dari diskusi kita ini menjadi rujukan penting untuk memberikan beberapa hal yang penting untuk ini sebelumnya kita perlu bersabar ada film yang akan kita tonton bersama meskipun sepertinya temanteman sudah cukup tahu untuk kita berdiskusi secara panjang lebar.

Download Prosiding Diskusi di sini

Seminar Umum: Kejahatan terhadap Agama dan Kehidupan Beragama

Surur:

Kita mencoba apa yang ada, kita bareng-bareng untuk mendiskusikan karena, tema ini sangat-sangat penting, paling tidak, dari pertemanan Desantara dengan komunitas lokal dari beberapa wilayah, banyak sekali mendapatkan sorotan berkait dengan pasal-pasal di dalam rancangan KUHP, khususnya, di sana ketentuan yang menyebutkan ketentuan tentang penghinaan dan penodaan terhadap agama itu seperti apa? Kedua, Di dalam rancangan tersebut, itu perlindungan terhadap lima agama yang diakui secara resmi oleh negara, lalu bagaimana dengan agama atau aliran kepercayaan di luar lima yang diakui itu, bagaimana bentuk perlindungan terhadap mereka ketika terjadi penghinaan terhadap mereka. Kemana mereka harus mengadukan terhadap penghinaan tersebut.

Download proceeding diskusi di sini

Pasal – Pasal Agama dalam RKUHP Cenderung Diskriminatif

Oleh Ahmad Suaedy

Inisiatif penyusunan Rancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RUU-KUHP) yang merupakan penyempurnaan terhadap KUHP yang lama bikinan pemerintahan Belanda patut disambut baik, karena ia dapat dianggap sebagai karya bangsa Indonesia sendiri. Dengan demikian sejauh mungkin bisa terlepas dari kepentingan-kenentingan politik penjajah, misalnya, dan sebaliknya lebih memfokuskan pada perlindungan terhadap warga negara Indonesia tanpa pandang bulu.

Download makalah di sini

Diskusi Narasumber Terpilih: KEJAHATAN BERAGAMA TERHADAP AGAMA & KEHIDUPAN DALAM RKUHP

Mifta Surur:

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Selamat pagi dan salam sejahtera, terima kasih kami ucapkan atas kehadiran bapak-bapak, ibu, untuk berdiskusi mengenai isu kejahatan terhadap agama dalam RKUHP, perlu kami sampaikan, bahwa saat ini, kita bersama-sama mengusung tema RKUHP yang sekarang dalam penggodokan. Intinya kami merasa perlu untuk mengundang para nara sumber terpilih untuk memberikan masukan, karena menurut hemat kami, ketentuan dalam RKUHP itu perlu disosialisasikan kepada masyarakat, secara bersama.

Download proceeding diskusi di sini

Focuss Group Discussion: Kejahatan terhadap Agama dan Keyakinan

Surur:

Assalamu’alaikum wr wb, selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas kehadiran saudara-saudara sekalian memenuhi undangan dari Desantara untuk berkumpul dan berdiskusi tentang sebuah atau beberapa persoalan yang berkaitan dengan isu kejahatan agama dan ras yang tuangkan dalam Rancangan KUHP. Forum ini merupakan yang ketiga setelah sebelumnya dilaksanakan di Pati, Jawa Tengah dan NTB beberapa waktu yang lalu.

Saudara-saudara sekalian, jadi kepentingan forum kita hari ini adalah ingin memperbincangkan, mendiskusikan, dan meminta masukan dari forum ini mengenai adanya sebuah aturan yang sedang dalam bentuk rancangan mengenai rencana perubahan KUHP yang ada. Dan dalam rancangan itu ada beberapa tema, di antaranya ada yang berkaitan dengan pembunuhan, ada yang berkaitan dengan masalah pemalsuan ijazah, ada yang berkaitan dengan narkoba, korupsi, pornografi. Dan kebetulan kami dari Desantara itu terfokus pada tema yang berkaitan dengan isu kejahatan terhadap agama, keyakinan, dan ras. Sementara isu-isu dan tema-tema yang lain juga dibahas oleh temen-temen dari jaringan-jaringan Desantara yang berada di beberapa tempat yang lain. Nah apa yang diharapkan dari forum ini adalah kita mencoba untuk share. Karena bagaimanapun juga nantinya kalau seandainya rancangan ini disahkan akan berimplikasi langsung pada kita masyarakat yang berada di kalangan bawah. Jadi kita berharap bahwa di dalam forum ini kita mempunyai posisi yang sama, kita berhak memberikan masukan, kita berhak mengkritisi rancangan KUHP yang ada di tangan kita semua. Sehingga kita berharap bahwa masukan yang kita hasilkan dari forum ini akan menjadi bahan pertimbangan parlemen agar nantinya revisi atau perbaikan rancangan KUHP itu bisa betul-betul meresepsi aspirasi masyarakat bawah langsung. Saya kira nanti forum akan dipandu langsung oleh Pak Bisri, dan itu saya kira pengantar dari saya selaku panitia penyelenggara kegiatan ini. Saya kira kita perlu saling memperkenalkan diri meskipun di antara kita mungkin sudah ada yang saling kenal. Mungkin mulai dari saya, saya Miftahussurur bersama Pak Bisri dari Desantara.

Download proceeding diskusi di sini

Diskusi Kelompok Terbatas: Kejahatan Agama, Keyakinan dan Ras Dalam RKUHP

Surur:

Assalamu’alaikum War. Wab. Selamat pagi kepada Bapak-bapak sekalian, pertama-tama saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya buat Bapak-bapak dan Saudara-saudara sekalian yang telah memenuhi undangan dari kami, terutama ada beberapa temen-temen yang….Mungkin temen-temen perlu untuk saling memperkenalkan diri, karena terus terang ini untuk pertama kalinya Desantara…. tetapi sebelum itu ada beberapa hal yang perlu kami sampaikan berkaitan dengan pertemuan kita pada hari ini yang mudah-mudahan bisa kita selesaikan sampai sore nanti, Desantara memang sudah cukup lama sering kali mengalami kegelisahan terutama dalam beberapa hal yang berkaitan dengan hubungan-hubungan di tingkat masyarakat yang sering kali di dalam hubungan-hubungan itu menimbulkan perbedaan dan juga menimbulkan saling benturan dan sebagainya yang itu menyebabkan beberapa kelompok-kelompok di dalam masyarakat berbeda, berbeda dari segi perilakunya, berbeda dari segi keyakinannya, atau berbeda dari segi pola pikir dan kebudayaannya. Nah, perbedaan-perbedaan di tingkat masyarakat inilah yang sering kali menimbulkan pola pikir atau sudut pandang yang sering kali tidak sinkron, bagaimana misalnya saya melihat….perbedaan itu yang salama ini oleh Desantara berusaha untuk di bukan dipersamakan tapi justru dengan perbedaan itu dapat membangun kerukunan di antara masyarakat. Nah, berkaitan dengan hal itu pada kesempatan kali ini, kita juga dalam beragam perbedaan itu melihat bahwa di negara kita ada persoalan-persoalan penting yang perlu kita diskusikan kali ini, yaitu mengenai kebijakan-kebijakan negara yang judulnya itu adalah Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), sudah cukup lama sebenarnya KUHP yang awalnya merupakan produk Hindia Belanda, beberapa isi dari KUHP itu sampai sekarang masih dijadikan sebagai pegangan utama oleh pemerintah. Dan ternyata memang di dalam aturan-aturan di dalam KUHP sendiri banyak tafsiran yang menimbulkan banyak tanda tanya. Nah beberapa tahun yang lalu pemerintah melakukan revisi atau perbaikan-perbaikan di beberapa bagian, dan draftnya itu di tingkat pemerintah atau eksekutif sudah selesai. Tetapi draft atau yang sekarang kita sebut dengan rancangan KUHP belum disahkan oleh anggota DPR. Nah berkaitan dengan itu, Desantara mencoba dan meminta supaya draft yang belum disahkan itu bisa di share-kan ke tingkat masyarakat, karena apabila KUHP itu diterapkan pasti akan bersentuhan dengan masyarakat bawah. Nah karena selama ini Desantara konsentrasinya itu pada persoalan dialog agama dan kebudayaan, salah satu tema dalam KUHP itu ada yang relevan dengan konsentrasi Desantara yaitu kejahatan terhadap agama, keyakinan, dan ras. Ada beberapa tema memang selain kebijakan tentang agama dan ras, kebijakan itu misalnya kebijakan tentang pencurian, pembunuhan, kejahatan medis, ada sekitar 12 tema atau mungkin juga lebih dimana tema yang akan kita bahas kali ini juga termasuk dari tema-tema yang ada di dalam RKUHP ini. Lalu kenapa kami merasa penting untuk membahas tema ini karena kurang lebih 6 tahun perjalanan Desantara dan beberapa temen yang lain tentunya, persoalan agama ini sangat penting dalam kaitannya sering kali terjadinya benturan-benturan dan ketegangan-ketegangan. Saya kira banyak contoh yang bisa kita kemukakan misalnya bagaimana kemudian yang terjadi dengan Lia Aminudin, pembakaran gereja, penyerangan Ahmadiyah di Parung Bogor, dan juga Ahmadiyah yang ada Lombok sendiri. Mengapa harus terjadi seperti itu? Banyak sekali saya kira cerita-cerita atau kasus-kasus yang selama ini membuat kita resah, yang ketika persoalan ini dibawa ke pengadilan itu hampir semua hakim memutuskan bahwa si A, si B, si C dan sebagainya telah melakukan penodaan terhadap agama atau keyakinan, ini selalu membuat kita menjadi resah, mungin kita bertanya-tanya sebenarnya siapa yang patut kita tuduh telah melakukan penodaan terhadap agama, dan lebih penting lagi apakah mungkin hakim di Indonesia yang negara ini bukan sebagai negara agama itu bisa menjatuhkan sebuah keputusan hukum bahwa seseorang itu telah melakukan penodaan terhadap agama. Nah persoalan-persoalan ini yang bisa kita diskusikan pada kesempatan kali ini. Jadi kita mengundang dari Bapak-bapak dan Saudara-saudara sekalian, kita ingin meminta masukan sebenarnya, meminta pertimbangan dan meminta apa namanya semacam kritik terhadap beberapa pasal, kemarin temen-temen kita dari Desantara sudah mengedarkan undangan dan di dalamnya sudah terdapat beberapa pasal yang berkaitan dengan tema kita hari ini, dan dari pasal itu mungkin ada beberapa keluhan-keluhan, saya kira dari temen-temen bisa menceritakan pengalaman-pengalaman hubungan sehari-hari yang mungkin lebih dalam konteks kelompok sekitarnya. Kemarin kita pada bulan yang lalu kita juga diskusi dengan saudara-saudara kita yang ada di daerah Pati Jawa Tengah dan sekitarnya, dan kebetulan memang hadir di sana saudara-saudara kita dari temen-temen penganut kepercayaan-kepercayaan Lokal, maksud saya kepercayaan yang bukan diresmikan oleh negara. Mereka sebenarnya banyak yang protes misalnya kenapa di Indonesia hanya mengakui 6 agama? Sementara kami yang sudah cukup lama menganut kepercayaan lokal kenapa kok juga tidak diakui, sebagai manusia yang sejajar dengan manusia yang lain. Mereka juga menuntut hak yang sama. Sehingga ketika mereka dihina atau diteror oleh kelompok lain maka tidak bisa mengadu kemana-mana. Lain halnya dengan Islam ketika dihina oleh agama lain, sangat mudah pemeluk agama Islam untuk mengadukan masalah itu. Tetapi ketika orang-orang Sikep atau mungkin ada sebagian yang lainnya misalnya seperti dari Saptodharmo ketika mereka dicerca, mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Nah mereka ingin mewujudkan bahwa keberbedaaan di Indonesia itu menjadi bagian dari masyarakat secara keseluruhan. Nah pada kesempatan kali ini saya kira kita berharap forum kita kali ini juga bisa memberi masukan dalam hal kegiatan-kegiatan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya tentang keyakinan agama kita. Untuk itu kenapa kita di sini berharap ada Pak Syamsir dari Ahmadiyah, dan pak Rianom dari Bayan, ada dari NU dan yang lainnya, bahwa ini kita lakukan adalah untuk kebersamaan, bukan justru untuk memeruncing perbedaan tapi justru membawa semuanya dalam konteks Indonesia yang lebih kita idamkan. Jadi itu pengantar dari saya, mungkin forum ini akan dipandu oleh temen kita saudara Khoiron dari Desantara, tapi sebelum itu saya kira kita perlu berkenalan dulu. Mungkin cukup menyebutkan nama, asal dari mana, mungkin saya awali, saya Miftahussurur, bisa dipanggil Surur atau Miftah saja dari Desantara, itu saya kira.

Download proceeding diskusi di sini


SURVEY

Apakah Anda Merasa Perlu KUHP Di Perbaharui?
1) Ya
2) Tidak
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Perlukan Pers Diatur Dalam R KUHP?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Masih Perlukah Pemerintah Dilindungi Dalam R KUHP?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Jika Pejabat Publik Melakukan Tindak Pidana, Perlukah Di Pidana Lebih Berat?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Perlukah R KUHP Mengatur Perlindungan Terhadap Tuhan?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Masih Perlukah Hukuman Mati Diatur Dalam R KUHP
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

Archieves

Calender

Desember 2018
S S R K J S M
« Des    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Blog Stats

  • 106.881 hits

Klik tertinggi

  • Tidak ada

Flickr Photos

Guest Book

Banner

Aku Nggak Korupsi

Blogger Anti Korupsi

Dilarang Korupsi

Online Chat

RSS Tempo Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Iklan