Aliansi Jurnalis Independen (AJI), berdiri pada 7 Agustus 1994, menyusul pembredelan tiga media -Tempo, Detik, dan Editor- oleh Menteri Penerangan RI, Harmoko. Para aktivis terus bergerak memperjuangkan kemerdekaan pers di tengah represi rezim Soeharto hingga lima anggotanya dijebloskan ke penjara. Pasca jatuhnya Presiden Soeharto, AJI terus mengkonsolidasi diri dan saat ini AJI memiliki anggota hampir 1000 orang yang tersebar di 24 kota di Indonesia

Desantara, Kelompok Islam yang semula hanya menjadi label pasif dalam struktur Orde Baru kemudian muncul sebagai kekuatan politik dan sosial yang signifikan. Meskipun Islam muncul dalam berbagai lembaga dan gerakan sosial, kelompok yang merupakan komunitas terbesar di Indonesia ini juga melahirkan sejumlah lapisan cerdik pandai dan aktivis sosial yang secara aktif menjadi lokomotif proses demokratisasi mengiiringi runtuhnya kekuasan Soeharto yang represif.
Bersamaan dengan terus menguatnya krisis dan delegitimasi Orde Baru, Desantara terus tumbuh sebagai jaringan pemikiran dan gerakan civil society dari kalangan muda yang menginginkan terjadinya perubahan di Indonesia yang lebih demokratis. Latar belakang pesantren tradisional dan minat studi di perguruan tinggi yang berbeda-beda merupakan simpul yang mempertemukannya. Salah satu isu menarik yang terus diminati di forum ini adalah keinginan untuk mengembangkan wacana kebudayaan sebagai modal kutural yang lebih transformatif. Pesantren bersama dengan kekuatan-kekuatan arus bawah lainnya dibidik sebagai target yang diharapkan menjadi salah satu agen transformatif tersebut.
Desantara berminat ingin menyegarkan kembali pergulatan, kontestasi dan dialog yang tumbuh subur sebagaimana pernah terjadi di masa sebelumnya. Bagi Desantara sejarah yang terputus harus dirememorisasi dan direinvensi dengan semangat yang lebih aktual. Ini dilakukan dengan cara mengangkat dan memberi ruang kembali kekuatan-kekuatan kebudayaan di masyarakat yang lebih otonom, inklusif, dan demokratis.

Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Institute for Policy Research and Advocacy), disingkat ELSAM, adalah organisasi advokasi kebijakan yang berdiri sejak Agustus 1993 di Jakarta. Awalnya berbentuk yayasan, kemudian dalam perkembangannya berubah menjadi perkumpulan pada 8 Juli 2002. ELSAM berasaskan pembukaan UUD 1945 dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. Tujuannya mewujudkan tatanan masyarakat yang berpegang kepada nilai-nilai hak asasi manusia, keadilan, dan demokrasi, baik dalam rumusan hukum maupun dalam pelaksanaannya.

Perkumpulan Untuk Pembaharuan Hukum Berbasis Masyarakat dan Ekologis (HuMa)
, adalah sebuah lembaga berbentuk “Perkumpulan Terbatas”. HuMa berdiri pada bulan Pebruari 2001 dan disahkan pada tanggal 19 Oktober 2001 untuk memperjuangkan nilai-nilai hak-hak asasi manusia, keadilan, keberagaman budaya dan kelestarian ekosistem di Nusantara. Pembentukan HuMa merupakan inisiatif dari, dan hasil proses refleksi bersama para pendirinya yang terdiri dari para pegiat ornop yang bergerak dalam kegiatan-kegiatan pengembangan sumber daya hukum rakyat khususnya yang berkaitan dengan issue tanah dan sumber daya alam lainnya, serta akademisi yang progresif diyakini akan mampu membangun sinergi yang dapat berperan secara strategis dalam proses pembaharuan hukum di Indonesia

Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) Jakarta dibentuk oleh APIK (Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan) yang didirikan oleh tujuh orang pengacara perempuan pada tanggal 4 Agustus 1995. Pada tahun 2003, LBH APIK Jakarta kemudian menjadi yayasan dan menjadi otonom. LBH APIK Jakarta bertujuan mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan demokratis, serta menciptakan kondisi yang setara antara perempuan dan laki-laki dalam segala aspek kehidupan, baik hukum, politik, ekonomi dan sosial budaya. Tujuan ini hendak dicapai dengan mewujudkan Sistem Hukum yang Berperspektif Perempuan yaitu Sistem Hukum yang adil dipandang dari pola hubungan kekuasaan dalam masyarakat, khususnya hubungan perempuan-laki-laki. Upaya ini terus menerus dilakukan untuk menghapuskan ketidaksetaraan dan ketidakadilan gender yang antara lain yang terwujud dalam Kekerasan fisik, psikis, ekonomi, sosial, seksual, diskriminasi, beban berlebih pada satu pihak dan dalam bentuk khusus seperti perkosaan, incest, penganiayaan terhadap istri, pekerja rumah tangga, perdagangan perempuan dan anak, prostitusi, sunat perempuan, dll.


SURVEY

Apakah Anda Merasa Perlu KUHP Di Perbaharui?
1) Ya
2) Tidak
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Perlukan Pers Diatur Dalam R KUHP?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Masih Perlukah Pemerintah Dilindungi Dalam R KUHP?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Jika Pejabat Publik Melakukan Tindak Pidana, Perlukah Di Pidana Lebih Berat?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Perlukah R KUHP Mengatur Perlindungan Terhadap Tuhan?
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

SURVEY

Masih Perlukah Hukuman Mati Diatur Dalam R KUHP
1) Perlu
2) Tidak Perlu
3) Tidak Tahu

View Results
Make your own poll

Archieves

Calender

Desember 2016
S S R K J S M
« Des    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Blog Stats

  • 86,197 hits

Flickr Photos

Photonic Symphony

Kuifmees / Crested Tit / Mésange huppée

6922

Lebih Banyak Foto

Guest Book

Banner

Aku Nggak Korupsi

Blogger Anti Korupsi

Dilarang Korupsi

Online Chat

RSS Tempo Interaktif

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: